A blog of everyday life and traveling experience.

Minggu, 14 Agustus 2011

One Month Already

Ein Monat ist schon vorbei (One month has already passed). I think now it's the hardest time to catch up with school things and things I've used to do but now not really. My thoughts (sometimes) are still there, 12.000 km from Makassar, in faraway place called Haltern am See.
Minggu, 03 Juli 2011

Seminggu Sebelum Pulang : Rasanya Gado-Gado

Now I don't want to leave
but I have to keep moving ahead
'Cause my life belongs to the other side
behind the great ocean's wave
Sunrise Avenue - Hollywood Hills

Tidak terasa sekarang sudah tanggal 3 Juli 2011, artinya aku hanya memiliki waktu 6 hari di Jerman. Ga cukup seminggu. Koper udah setengah penuh, tinggal sisa-sisa baju dan buku yang belum dimasukin. Kamar kayak kapal pecah, daftar things to do bertambah banyak, pikir oleh-oleh rasanya udah ga sanggup.

Jadi begini nasibku sekarang, yang kurang lebih sama dengan nasib anak-anak yang lain. Senang, tapi juga sedih. Pengen cepat ketemu orang tua yang udah ditinggalin setahun, tapi ga mau ninggalin host countrynya. Ga mau mikirin UAN, masih mau tinggal di sini, di mana kita memiliki banyak waktu bebas.

Waktu rasanya berjalan sangat cepat. Rasanya baru kemarin hari pertamaku di Jerman, yang masih harus berbicara bahasa Inggris bersama Hostfamily, yang hanya duduk diam dengar pada saat makan, menebak-nebak dalam hati mereka lagi ngomongin apa. Rasanya baru kemarin hari pertama sekolah, ga ada teman, pengen cepat-cepat pulang ke rumah, sekolah rasanya gede banget, kalau gurunya lagi di kelas jadi ngantuk karena ga ngerti apa-apa. Rasanya baru kemarin Euro terasa mahal. Mau beli ini-itu harus kali 12.500 dulu, harus bandingin terus harga di sini dengan harga di Indonesia. Rasanya baru kemarin ninggalin keluarga di rumah, perasaan campur aduk karena bakalan setahun tinggal di negeri orang, tapi sekarang udah harus pulang.

Aku sekarang mau pulang. Mau ketemu orang tua, mau ketemu teman-teman, mau ketemu guru-guru, mau make baju seragam, mau makan makanan khas Indonesia, mau ke Mall, mau ke bioskop yang suaranya pake bahasa Inggris dengan sub tittle Indonesia, mau jalan-jalan sama yang lain, mau lihat pantai, mau ini mau itu..

Tapi di sisi lain...
Aku ga mau pulang. Aku masih mau tinggal di keluarga yang sekarang betul-betul menjadi keluargaku, masih mau ke sekolah naik sepeda, masih mau ke sekolah ga pake seragam, masih mau naik kereta ke mana-mana, masih mau ketemu dengan anak pertukaran pelajar yang lain dan saling menukar cerita, masih mau ini dan masih mau itu...

Jujur saja, sampai sekarang aku masih ga bisa membayangkan, minggu depan dalam waktu yang sama aku bakalan berada di Jakarta. Senang? Iya. Sedih? Iya juga. Aku masih ga bisa bayangin dalam satu minggu wajah yang setiap hari aku lihat setiap kali aku turun ke lantai 1 udah ga ada, dalam 1 minggu aku bakalan ga bilang "Morgen" setiap pagi pas sarapan, dan "Tschüß! Bis heute Mittag, ne!" pas setiap kali mau pergi sekolah. Aku masih belum bisa bayangin dalam satu minggu aku ga bakalan ke sekolah naik sepeda, bakalan ga ketemu teman-teman yang selama 10 bulan sudah baik sama aku, bakalan ga dengar gossip tentang satu teman yang kita tidak sukai, bakalan ga ngelihat teman yang duduk di depanku ngejekin orang lain, believe me, it's hard to imagine.

Aku harap, pada saat aku kembali, aku bisa mulai beradaptasi, terutama dengan cuaca dan waktu. Aku harap, pada saat aku pulang nanti, aku bisa tunjukin, apa yang aku udah pelajari selama 10 bulan di negeri orang. Aku harap, mereka bisa melihat the new me, the new and better me.

Untuk teman-temanku yang sebentar lagi bakalan pulang, aku tahu kita sekarang galau dan lagi pada masa sedih-sedihnya, tapi ingat tujuan kalian ikut program ini apa. And think positive! Suata saat kita pasti bakalan kembali :)
Kamis, 26 Mei 2011

Kongress Pemuda Berlin


Akhirnya, kongress pemuda selesai!

Kongress Pemuda yang bertemakan Demokrasi dan Toleransi di adakan di Berlin Congress Center (BCC) pada tanggal 20-24 Mai 2011. Jumlah peserta adalah 450 orang pemuda berumur 14-21 tahun (beserta pembina) yang datang dari seluruh penjuruh jerman dari berbagai ras. Aku beserta 19 orang siswa pertukaran pelajar yang lain mewakili AFS dalam kongress ini. Seluruh peserta kongres menginap di hotel yang bernama hotel Kolombus.


Kongres Pemuda ini dibuka pada tanggal20 Mai 2011. Pembukaannya berlangsung tidak terlalu lama, dan dibuka juga oleh sebuah band bernama Cafe Jazz. Setelah itu makan malam, dan lanjut dalam acara "kennenlernen Teilnehmer" (pengenalan diri bersama peserta yang lain). Acaranya lucu dan MCnya pun bersahabat. Setelah itu kami (AFS) semua berkumpul dan diberikan waktu bebas. Banyak yang pergi clubbing, ada yang pergi ke Bioskop, tetapi aku dan Nicole (USA) memutuskan untuk pergi cari makan (lagi), dan sudah itu pulang ke hotel.

21 Mei 2011.

Pleno awal dibuka. Setelah itu kami diberi 30 menit waktu untuk "Markt für Engagement", jadi kami semua diberikan kartu, terus dibelakan kartu itu ada 15 kotak. Nah, tugas kami itu mengumpulkan 15 stempel dari Stand-stand yang tersedia, tetapi sebelumnya harus menjawab pertanyaan yang diberikan. Kalau tidak salah aku udah ngumpulin 9 stempel (atau 6 ya?) di hari itu. Setelah setengah jam aku pun pergi ke tempat workshop pertama. Kami bisa memilih workshops apa yang ingin diikuti selama di Kongres.



Workshops I : Islamismus - Misbrauch Einer Religion





Di workshops ini tidak terlalu banyak yang ikuti, mungkin sekitar 15 orang. Di sini pembawa materinya adalah seorang bapak. Dia menjelaskan tentang perbedaan Islam dan Islamismus, dan menegaskan bahwa Islam tidak sama dengan Islamismus. Islam adalah agama, dan Islamismus adalah ideologi yang salah. Pada saat terakhir dia memperlihatkan sebuah video Da'Wa seorang Ustadz yang ada di Jerman (dalam bahasa Jerman) dan di video itu Ustadz tersebut menjelaskan beberapa hal tentang Neraka. Menurut bapak pembawa materi itu sudah termasuk sedikit ke arah Islamismus. Aku sih no comment, benar-benar tidak tahu mau bilang apa.


Workshops II : Außenforum - X-Berg Tag


Jadi workshops ke 2 ini bukan di dalam ruangan, tapi di luar forum. Kami ber-20 pergi ke sebuah kecamatan bernama Kreuzberg. Kreuzberg itu terkenal oleh karena di sini adalah area dengan berbagai macam budaya. Ada sekitar 100 budaya di kecamatan ini, dan ada banyak jenis ras yang tinggal di sini. Kesan saya tempat ini menarik, meskipun tidak seperti "Jerman". Pada akhir tour kami sempat singgah di mesjid dan tour guidenya menjelaskan sedikit tentang Islam (Haji, Puasa, Sholat, dll).


Free Time
Anak AFS yang lain pada pergi ke club, tapi karena aku capek aku mutusin kembali ke Hotel bersama Raquel (Brazil)


22 Mai 2011

Workshop III : Handlungsspielräume in der SED Diktatur



Diantara semua Workshops yang aku ikuti, workshop inilah yang paling menarik. Kenapa? Jadi gini, satu jam pertama itu agak sedikit membosankan, kami cuma membahas tentang DDR dan menonton film yang berdurasi 45 menit. Tetapi setelah diberikan 15 menit istirahat, kami menuju ke ruangan yang sudah disediakan, dan mengambil tempat duduk. Kami berada di kelas pada masa DDR. Umur kami 9 tahun, dan kami masih termasuk dalam Jugendpioniere. Lucu. Tetapi juga menyedihkan. Aku jadi tahu gimana rasanya menjadi seorang siswa di kelas DDR yang tidak boleh asal ngomong dan tidak boleh bertanya mengenai Jerman Barat. Dan kami juga tidak diperbolehkan untuk mengenakan pakaian yang datang dari Jerman Barat. Guru-guru mengawasi murid hampir 24 jam, dan juga melakukan kunjugan ke rumah murid minimal satu kali dalam setahun

Workshop IV : Jugendjournalismus



Workshop ke 4 ini temanya Jugendjournalismus. Jadi di sini kami membahas tentang social network dan juga tentang Journalistik (bagaimana caranya menulis yang baik, und so weiter, und so weiter. Das hat nicht so lange gedauert).

Free time


BERLINER PHILHAMONIKER KONZERT!! It was amazing! I won't regret it for the rest of my life, really!


23 Mai 2011

Gottesfestdienst


Ini acaranya di Gereja. Semua agama ikut. Dan paduan suaranya keren banget. Ada juga Ustadza ceramah waktu itu, dan ceramahnya bagus sekali.


Festakt zur Feier des Tages des Grundgesetzes



Jadi di sini acaranya resmi banget. Banyak pejabat yang hadir, dan masuknya harus pakai undangan. Di sini acaranya dinobatkan Duta Demokrasi dan Toleransi 2011, dan ada beberapa orang yang mendapatkan gelar tersebut (bukan cuma orang melainkan juga club dan universitas). Setelah itu acara ditutup dengan resmi.


Party



Coba tebak berapa lama aku di Party? Pokoknya sampai malam! Semuanya berjalan lancar sampai pada akhirnya anak AFS yang dari Italy kehilangan tasnya.


25 Mei 2011

Ketemuan dengan Juli
Aku ini tolol banget deh. Aku kan mengiyakan saja pas diajak sama David ketemu dengan Juli (sama Yuki). Aku ini tolol banget karena aku ga tahu Juli itu siapa! Ternyata Juli itu band terkenal di Jerman!!!!!!!! Aku cuma bisa ketemu sebentar, dan ga sempat foto (habisnya kereta ga bisa nunggu, aku pikirnya "wong aku juga ga tahu mereka siapa, jadi ga usah foto".) Sekarang deh baru datang nyesalnya. Tapi ya sudahlah, aku punya foto mereka kok meskipun ga sempat foto sama mereka.

Pulang kembali ke Haltern!!!
Perjalanan pulangku itu 5 jam, lebih cepat dari perjalanan pergi. Aku naik kereta Intercity Express (kereta tercepat di Jerman) dari Berlin ke Essen (4 setengah jam), terus satu kali ganti
dari Essen ke Haltern am See. Waktu di ICE aku juga ga sendiri kok.



Dan sekian dulu ceritaku!
Thanks for reading!