Copyright © Der Kampf um die Träume
Design by Dzignine
Kamis, 26 Mei 2011

Kongress Pemuda Berlin


Akhirnya, kongress pemuda selesai!

Kongress Pemuda yang bertemakan Demokrasi dan Toleransi di adakan di Berlin Congress Center (BCC) pada tanggal 20-24 Mai 2011. Jumlah peserta adalah 450 orang pemuda berumur 14-21 tahun (beserta pembina) yang datang dari seluruh penjuruh jerman dari berbagai ras. Aku beserta 19 orang siswa pertukaran pelajar yang lain mewakili AFS dalam kongress ini. Seluruh peserta kongres menginap di hotel yang bernama hotel Kolombus.


Kongres Pemuda ini dibuka pada tanggal20 Mai 2011. Pembukaannya berlangsung tidak terlalu lama, dan dibuka juga oleh sebuah band bernama Cafe Jazz. Setelah itu makan malam, dan lanjut dalam acara "kennenlernen Teilnehmer" (pengenalan diri bersama peserta yang lain). Acaranya lucu dan MCnya pun bersahabat. Setelah itu kami (AFS) semua berkumpul dan diberikan waktu bebas. Banyak yang pergi clubbing, ada yang pergi ke Bioskop, tetapi aku dan Nicole (USA) memutuskan untuk pergi cari makan (lagi), dan sudah itu pulang ke hotel.

21 Mei 2011.

Pleno awal dibuka. Setelah itu kami diberi 30 menit waktu untuk "Markt für Engagement", jadi kami semua diberikan kartu, terus dibelakan kartu itu ada 15 kotak. Nah, tugas kami itu mengumpulkan 15 stempel dari Stand-stand yang tersedia, tetapi sebelumnya harus menjawab pertanyaan yang diberikan. Kalau tidak salah aku udah ngumpulin 9 stempel (atau 6 ya?) di hari itu. Setelah setengah jam aku pun pergi ke tempat workshop pertama. Kami bisa memilih workshops apa yang ingin diikuti selama di Kongres.



Workshops I : Islamismus - Misbrauch Einer Religion





Di workshops ini tidak terlalu banyak yang ikuti, mungkin sekitar 15 orang. Di sini pembawa materinya adalah seorang bapak. Dia menjelaskan tentang perbedaan Islam dan Islamismus, dan menegaskan bahwa Islam tidak sama dengan Islamismus. Islam adalah agama, dan Islamismus adalah ideologi yang salah. Pada saat terakhir dia memperlihatkan sebuah video Da'Wa seorang Ustadz yang ada di Jerman (dalam bahasa Jerman) dan di video itu Ustadz tersebut menjelaskan beberapa hal tentang Neraka. Menurut bapak pembawa materi itu sudah termasuk sedikit ke arah Islamismus. Aku sih no comment, benar-benar tidak tahu mau bilang apa.


Workshops II : Außenforum - X-Berg Tag


Jadi workshops ke 2 ini bukan di dalam ruangan, tapi di luar forum. Kami ber-20 pergi ke sebuah kecamatan bernama Kreuzberg. Kreuzberg itu terkenal oleh karena di sini adalah area dengan berbagai macam budaya. Ada sekitar 100 budaya di kecamatan ini, dan ada banyak jenis ras yang tinggal di sini. Kesan saya tempat ini menarik, meskipun tidak seperti "Jerman". Pada akhir tour kami sempat singgah di mesjid dan tour guidenya menjelaskan sedikit tentang Islam (Haji, Puasa, Sholat, dll).


Free Time
Anak AFS yang lain pada pergi ke club, tapi karena aku capek aku mutusin kembali ke Hotel bersama Raquel (Brazil)


22 Mai 2011

Workshop III : Handlungsspielräume in der SED Diktatur



Diantara semua Workshops yang aku ikuti, workshop inilah yang paling menarik. Kenapa? Jadi gini, satu jam pertama itu agak sedikit membosankan, kami cuma membahas tentang DDR dan menonton film yang berdurasi 45 menit. Tetapi setelah diberikan 15 menit istirahat, kami menuju ke ruangan yang sudah disediakan, dan mengambil tempat duduk. Kami berada di kelas pada masa DDR. Umur kami 9 tahun, dan kami masih termasuk dalam Jugendpioniere. Lucu. Tetapi juga menyedihkan. Aku jadi tahu gimana rasanya menjadi seorang siswa di kelas DDR yang tidak boleh asal ngomong dan tidak boleh bertanya mengenai Jerman Barat. Dan kami juga tidak diperbolehkan untuk mengenakan pakaian yang datang dari Jerman Barat. Guru-guru mengawasi murid hampir 24 jam, dan juga melakukan kunjugan ke rumah murid minimal satu kali dalam setahun

Workshop IV : Jugendjournalismus



Workshop ke 4 ini temanya Jugendjournalismus. Jadi di sini kami membahas tentang social network dan juga tentang Journalistik (bagaimana caranya menulis yang baik, und so weiter, und so weiter. Das hat nicht so lange gedauert).

Free time


BERLINER PHILHAMONIKER KONZERT!! It was amazing! I won't regret it for the rest of my life, really!


23 Mai 2011

Gottesfestdienst


Ini acaranya di Gereja. Semua agama ikut. Dan paduan suaranya keren banget. Ada juga Ustadza ceramah waktu itu, dan ceramahnya bagus sekali.


Festakt zur Feier des Tages des Grundgesetzes



Jadi di sini acaranya resmi banget. Banyak pejabat yang hadir, dan masuknya harus pakai undangan. Di sini acaranya dinobatkan Duta Demokrasi dan Toleransi 2011, dan ada beberapa orang yang mendapatkan gelar tersebut (bukan cuma orang melainkan juga club dan universitas). Setelah itu acara ditutup dengan resmi.


Party



Coba tebak berapa lama aku di Party? Pokoknya sampai malam! Semuanya berjalan lancar sampai pada akhirnya anak AFS yang dari Italy kehilangan tasnya.


25 Mei 2011

Ketemuan dengan Juli
Aku ini tolol banget deh. Aku kan mengiyakan saja pas diajak sama David ketemu dengan Juli (sama Yuki). Aku ini tolol banget karena aku ga tahu Juli itu siapa! Ternyata Juli itu band terkenal di Jerman!!!!!!!! Aku cuma bisa ketemu sebentar, dan ga sempat foto (habisnya kereta ga bisa nunggu, aku pikirnya "wong aku juga ga tahu mereka siapa, jadi ga usah foto".) Sekarang deh baru datang nyesalnya. Tapi ya sudahlah, aku punya foto mereka kok meskipun ga sempat foto sama mereka.

Pulang kembali ke Haltern!!!
Perjalanan pulangku itu 5 jam, lebih cepat dari perjalanan pergi. Aku naik kereta Intercity Express (kereta tercepat di Jerman) dari Berlin ke Essen (4 setengah jam), terus satu kali ganti
dari Essen ke Haltern am See. Waktu di ICE aku juga ga sendiri kok.



Dan sekian dulu ceritaku!
Thanks for reading!

1 komentar:

  1. wuih,, mantap kak ceritanya.
    Tambah-tambah pengalaman.
    Tapi lucu banget waktu kakak ga tau band Jerman yang terkenal itu.
    Nyesel ya?

    Keseluruhan, saya suka banget pengalaman kakak...ok..;-)

    BalasHapus